Sarana Mempelajari Islam

Bangunan Islam

I. Pendahuluan

Islam sebagai agama yang sempurna berarti lengkap, menyeluruh dan meliputi hal-hal yang diperlukan bagi panduan hidup manusia. Kesempurnaan ini ditandai dengan syumuliyah az zaman (sepanjang masa), syumuliyah al minhaj (mencakup semuanya) dan syumuliyah al makan (semua tempat). 

Islam sebagai syumuliyah az zaman dibuktikan dengan ciri risalah Nabi Muhammad SAW sebagai kesatuan risalah nabi penutup. Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW dilaksanakan sepanjang masa hingga hari kiamat.

Islam sebagai syumuliyah al minhaj mencakup beberapa aspek yang lengkap terdapat di dalam Islam itu sendiri, misalnya jihad dan da’wah (sebagai penyokong Islam), akhlaq dan ibadah (sebagai bangunan Islam) dan aqidah (sebagai asas Islam). Aspek-aspek ini menggambarkan kelengkapan Islam sebagai agama.

Islam sebagai syumuliyah al makan, disebabkan Tuhan yang menciptakan manusia dan alam adalah satu yaitu Allah SWT.

II. Konsep Islam

Konsepsi Islam dapat digambarkan sebagai sebuah bangunan yang kokoh. Dalam sebuah hadits “Dibangun Islam atas lima perkara, (1) Mengakui bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad itu adalah utusan Allah; (2) Mendirikan shalat; (3) mengeluarkan zakat; (4) mengerjakan haji ke Baitullah; (5) puasa di bulan Ramadhan”. (HR. Bukhari Muslim)

Secara rinci dapat dijelaskan, bahwa bangunan Islam ditegakkan oleh lima tiang, yaitu:

1. Syahadatain, QS. Ali Imran (3) : 18
2. Shalat, QS. Thaahaa (20) : 14
a. Merupakan pembeda antara muslim dan kafir serta amal yang pertama kali dihisab
b. Harus dilakukan dalam kondisi apa pun
c. Banyak hikmahnya, antara lain:
• Mengajarkan kedisiplinan, QS. An Nisaa’ (4) : 104
• Mencegah perbuatan keji dan munkar, QS. Al Ankabut (29) : 45
3. Zakat, QS. Al Hajj (22) : 41
a. Pemberdayaan ekonomi umat
b. Mensucikan harta jiwa
c. Terhindarnya masyarakat dari kecemburuan sosial
d. Baitul Mall di jaman Rasulullah
4. Puasa, QS. Al Baqarah (2) : 183
a. Latihan fisik dan mental
b. Mensucikan ruhani
c. Ibadah yang ganjarannya hanya Allah yang tahu
5. Haji, QS. Al Baqarah (2) : 158
a. Lambang persatuan umat
b. Penyempurna keislaman seseorang
c. Diperuntukkan hanya bagi yang mampu
d. Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya, misal:
• Kisah Nabi Ibrahim as dan Ismail as
• Kisah Umar dengan Hajatul Aswad

III. Bangunan Islam

1. Pokak dan pondasi (asas) yang terdiri dari:
a. Aqidah (keimanan), mencakup dua kalimat syahadat dan rukun iman
QS. Al Baqarah (2) : 177, QS. Muhammad (47) : 19
b. Ibadah (rukun Islam yang lima)
2. Bangunan (bina’), berupa aturan yang mencakup sebuah aspek kehidupan manusia (sistem hidup), seperti:
a. Konsep sosial dan kemasyarakatan,
QS. An Nuur (24) : 27, QS. Al Huujurat (49) : 10-13
b. Konsep perokonomian, QS. Al Baqarah (2) : 275, 282, 283
c. Konsep militer/keprajuritan, QS. Al Anfaal (8) : 60,
QS. At Taubah (9) : 151
3. Penyokong dan penguat (Muayyidat)
a. Hukum-hukum, QS. Al Maidah (5) : 33, 38, 49
b. Konsep pendidikan, QS. Ali Imran (3) : 159, Al Baqarah (2) : 38
c. Konsep politik, QS. Al Anfaal (8) : 61, QS. Asy Syuura(42) : 38
d. Konsep moral/akhlaq, QS. Al Baqarah (2) : 237
e. Da’wah
f. Jihad, QS. Al Hajj (22) : 39-40
g. Sanksi-sanksi, QS. Al Maidah (5) : 33, 38
Referensi : 

1. Karakteristik Islam, DR. Yusuf Qordhowi     
2. Ma’rifatul Islam, DR. Irwan Prayitno

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: